iklan

peluang usaha

Rabu, 07 Agustus 2013

IDUL FITRI DI MUSHOLAH

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الله أكبر (9مرات) لا إله إلا الله والله
أكبر ، الله أكبر ولله الحمد ، . الحمد لله الذي أرسل رسوله بالهدى ودين
الحق ليظهره على الدين كله ، أشهد أنى إله إلا الله وحده لا شريك له ،
وأشهد أن محمدا عبده ورسوله ، أدى الأمانة وبلغ الرسالة ، ونصح الأمة ،
وجاهد في الله حق جهاده ، وتركنا على المحجو البيضاء ، ليها كنهارها لا
يزيغ عنها إلا هالك ، اللهم صل على محمد وعلى آله وصحبه أجمعين وبعد ، فيا
أيها المسلمون، أصيكم وإياي بتقوى الله وطاعته في كل وقت لعلكم تفلحون. قال
تعالى : { يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ
تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُون}. آل عمران

 itulah bacaan awal khutbah idulfitri  di musholah beberapa saatlalu,yang kami ikuti dengan sangat hikmat beserta ke duaanak-anakku .khutbah yang berjudul 7 tanda orang yang taqwa.

1. Lidahnya berupaya menahan daripada berdusta, mengumpat dan bercakap

 dengan perkara sia-sia lalu lidahnya digunakan untuk berzikir kepada Allah

 SWT, membaca Al-Quran dan mempelajari ilmu.


2. Perutnya hanya makan perkara yang halal dan makan sekadar diperlukan.


3. Matanya tidak melihat perkara yang haram dan melihat dunia ini sekadar

 untuk mengambil pengajaran.


4. Tangannya tidak menghulurkan perkara yang haram malah tangannya hanya

 digunakan pada perkara ketaatan kepada Allah SWT.


5. Kedua kakinya tidak digunakan untuk berjalan kepada perkara maksiat.


6. Hatinya tidak memiliki sifat hasad dengki dan iri hati, malah hatinya sentiasa

 menyayangi sesama Islam.


7. Hati tidak bersifat dengan sifat munafiq malah hatinya dipenuhi dengan sifat

 tulus ikhlas kepada Allah SWT.

sepulang dari musholah kuajak kedua anakku(yang terlihat gembira) pulang

 kerumah untuk sungkeman berjabat tangan maaf-maafan sama kami ayah 

bundanya .Tampak mereka bergembira karena mereka anak2ku telah berhasil 

menjalankan puasa sebulan penuh,sekaligus menghatamkan alqur an .

Meskipun tidak mudik kerumah nenek di kampung ,justru mereka kuajarkan 

bagaimana rasanya lebaran di kota yang tentu berbeda tradisinya jika

 dibanding dikampung sana,its oke tidak masalah toh lebaran ke 3 kami akan

ajak mudik ke rumah nenek di kampung ,sehingga serasa lengkap bisa lebaran

 dikota sekaligus di desa yang sebetulnya tidak jauh,sekitar 3 jam perjalanan

oke anak-anak selamat menikmati lberlebaran di kota dnan 3 hari lagi kita

 mudik

"kami mengucapka selamat  hari raya idul fitri, jaalanallahu mina 

waminkumminal aidin wal faizin,taqobalalluhu minkum"

Sabtu, 03 Agustus 2013

MENGUNGKAP 4 KUNCI AGAR KARYAWAN SETIA PADA PERUSAHAAN

Uang memang penting, tapi uang tak bisa membeli atau menahan segalanya. Mempertahankan karyawan dengan segudang potensi yang dimilikinya tak bisa dijamin dengan gaji tinggi. Seperti di Google atau Amazon di mana frekuensi pergerakan keluar masuk karyawan cukup sering terjadi.


Seperti melansir inc.com, Jumat (2/8/2013), meski dengan gaji besar, faktanya banyak karyawan lebih mementingkan lingkungan kerja yang disediakan perusahaan.
Menurut Presiden dan CEO Predictable Success Les Mckeown, karyawan bisa setia pada perusahaan, tergantung bagaimana perusahaan dan atasan memperlakukannya.
Guna meraih sukses, karyawan tak selalu membutuhkan uang. McKeown mengungkap 4 kunci agar para karyawan setia pada perusahaannya:

1. Komunikasi yang baik
Bagaimana rasanya bekerja sama dengan orang yang sangat jarang Anda ajak berkomunikasi?. Tentu akan sulit untuk saling mempercayai dan membangun hubungan yang baik dengan bawahan.
Komunikasi sebagai atasan dirasa sebagai hal yang cukup rumit selama 25 tahun terakhir. Prinsipnya hanyalah berkomunikasi dengan jelas dan sederhana.
Sebagai atasan, berkomunikasilah lebih sering dengan bawahan Anda, khususnya untuk hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan.
Berbicara dengan terbuka dan jujur selama masih dalam koridor manajemen tidak akan mengurangi wibawa sebagai atasan. Saat menyapa, menegur atau berdiskusi dengan karyawan lakukan dengan sopan dan elegan. Setinggi apapun posisi, tetap harus disadari bahwa pekerjaan Anda dan bawahan saling berkaitan.

2. Konsistensi
Tak sedikit karyawan yang berhenti dari perusahaan karena alasan yang sulit diungkapkan. Tapi dalam hatinya, selalu ada perasaan merasa disepelekan karena alasan yang sederhana, cara dirinya diperlakukan di kantor.
Bagi para atasan, bersikapkah konsisten dalam berhubungan dengan orang lain di kantor, khususnya bawahan. Banyak karyawan hebat yang berhenti karena merasa tak percaya diri setelah sering memperoleh instruksi yang berubah-ubah dari atasan.
Saat Anda mengatakan akan melakukan sesuatu, maka lakukankah. Saat berkomitmen, meski terlihat tak penting, tulislah dan wujudkan. Tunjukkan pada karyawan sikap yang konsisten dan mereka pun akan meniru sikap positif tersebut.

3. Peluang untuk melakukan pekerjaan besar
Tak seorangpun mendapatkan peluang kerja besar jika Anda terus fokus melakukan berbagai hal penting. Beberapa karyawan tak bisa memperoleh kesempatan lain, saat hanya fokus pada orang-orang yang Anda pikir akan bekerja dengan baik.
Berikan kesempatan untuk melakukan pekerjaan besar bagi setiap karyawan secara merata. Setidaknya, ke depan Anda akan memiliki gambaran karyawan mana yang memanfaatkan setiap peluang dengan baik.

4. Pilih manajer sumber daya manusia yang tepat
Tak sedikit bagian sumber daya manusia (SDM) di kantor-kantor yang tak memperhatikan kinerja, kredibilitas atau masalah yang dialami karyawan.
Kebanyakan manajer SDM hanya berpura-pura melakukan sesuatu di kantor. Padahal seharusnya mereka turun ke bawah dan mengatasi berbagai masalah kekaryawanan yang muncul.
Perlu diketahui, salah satu alasan tertinggi yang membuat seseorang keluar dari kantor adalah manajer yang buruk.
Manajer SDM yang tepat memiliki semua sikap yang menyenangkan karyawan. Diantaranya komunikatif, konsisten, memberikan peluang secara merata dan kompeten dalam mengelola karyawan didalamnya.
Manajer yang baik dapat menangkap potensi atau masalah yang ditimbulkan karyawan. (Sis/Nur)

dikutip dari(Liputan 6.com)